Sunday, February 12, 2012

Buku yang Sudah Lama Dicari

Tidak sengaja menemukan salah satu buku yang berada dalam daftar to-read saya, yaitu Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken. Semoga isinya memang menarik :)




Dalam terbitan oleh penerbit Mizan, resensi di sampul belakang buku tertulis:

Pembaca yang baik,

Buku di tangan Anda ini benar-benar unik. Susah menggambarkan isinya. Tapi, kira-kira seperti ini:

Dua saudara sepupu, Berit dan Nils, tinggal di kota yang berbeda. Untuk berhubungan, kedua remaja ini membuat sebuah buku-surat yang mereka tulisi dan saling kirimkan di antara mereka. Anehnya, ada seorang wanita misterius, Bibbi Bokken, yang mengincar buku-surat itu. Bersama komplotannya, tampaknya Bibbi menjalankan sebuah rencana rahasia atas diri Berit dan Nils. Rencana itu berhubungan dengan sebuah perpustakaan ajaib dan konspirasi dalam dunia perbukuan. Berit dan Nils tidak gentar, bahkan bertekad mengungkap misteri ini dan menemukan Perpustakaan Ajaib Bibbi Boken.

Tetapi buku ini tidak sesederhana itu, buku ini juga berisi cerita detektif, cerita misteri, perburuan harta karun, petualangan ala Lima Sekawan, Astrid Lindgren, Ibsen, Klasifikasi Desimal Dewey, Winnie the Pooh, Anne Frank, kisah cinta, korespondensi, teori sastra, teori fiksi, teori menulis, puisi, sejarah buku, drama, film perpustakaan, penerbitan, humor, konspirasi ...

Masih juga tidak tertarik? (Haaahhh?) Baca komentar ini:

"Sebuah surat cinta kepada buku dan dunia penulisan" - Ruhr Nachricht



- Posted using BlogPress from my iPhone

Tuesday, January 10, 2012

Bekerja di Rumah vs Bekerja di Kantor

Bagi sebagian besar pekerja (tanpa membedakan status karyawan atau pemilik) melakukan pekerjaan tanpa harus datang ke kantor dan cukup di rumah, mungkin merupakan dambaan. Namun ternyata tidak demikian halnya bagi saya saat ini.

Mungkin karena sudah terlalu lama bekerja di rumah akhirnya bosan juga hehe. Jadi sdh ada sekitar 6 bulan belakangan ini saya sering ke kantor klien-klien (terserah yg mana yg lagi ingin saya kunjungi) untuk sekedar "numpang" tempat buat kerja hehe. Ya memang diakui, banyak juga hal positif yg diperoleh jika kita bekerja di lingkungan dimana sekeliling kita juga sedang serius bekerja. Salah satunya tentunya adalah jadi ikut serius haha.

Jadi jika kebosanan sudah semakin merajalela maka tentunya akan berimbas pada produktifitas kerja. Kualitas sih mungkin bisa tetap terjaga tapi produktifitas & kreatifitas bisa menurun. Intinya dalam keadaan begini kita butuh berganti suasana. Entah pergantian itu hanya sementara waktu ataukah harus permanen, kembali ke kebutuhan pribadi tiap individu.

Untuk ke depannya saya kira teknologi akan semakin memungkinkan kita untuk bekerja di mana saja, termasuk sambil bergerak (mobile). Jadi di manapun kita ingin pergi, pekerjaan tersebut dapat kita bawa dan laksanakan. Ngomong2 soal bekerja sambil bergerak, kegiatan terakhir saya yg masuk dlm kategori ini adalah mengeksekusi stored-procedure di server klien, melalui team-viewer di iPhone, sambil dibonceng teman naik scoopy hehe.

Tuesday, December 20, 2011

Mengatasi Masalah Portrait Layout-Orientation di iReport 3.7.4

Bagi yang menggunakan reporting tool JasperReport dan melakukan desain melalui iReport (terutama versi 3.7.4), mungkin pernah mengalami masalah dalam menentukan orientasi kertas hasil cetakan (portrait atau landscape) setelah mengutak-atik nilai tinggi dan lebar kertas. Dalam konteks ini yang dimaksud dengan tinggi kertas ini adalah sisi vertikal kertas dan lebar kertas adalah sisi horisontal kertas.

Seperti yang mungkin sudah diketahui bahwa jika kita menentukan nilai lebar kertas lebih besar dari nilai tinggi kertas, maka otomatis oleh iReport kertas tersebut dianggap berorientasi landscape. Padahal mungkin Anda memang sengaja ingin membuat ukuran kertas tersebut tetap berorientasi portrait, contoh kertas continues-form berukuran half-letter. Setelah mengamati dan mencoba berkali-kali, nampaknya masalah ini disebabkan oleh kesalahan iReport dalam "memahami" disain report beserta ukuran kertas. Dan masalah ini hanya terjadi pada orientasi Portrait.

Cara mudah untuk mengatasi masalah  ini adalah dengan menambahkan secara manual atribut orientation dengan nilai "Portrait", pada tag jasperReport. Penambahan ini harus dilakukan setelah rancangan report di iReport telah disimpan dan dilakukan pada text-editor lain. Mengapa? Karena jika penambahan dilakukan sebelum rancangan disimpan, maka penambahan yang dilakukan tersebut akan kembali ditimpa oleh iReport. Dan harus menggunakan text-editor lain karena jika menggunakan XML View yang disediakan oleh iReport, setidaknya hingga versi 3.7.4, perubahan yang dilakukan akan kembali ditimpa ketika Anda kembali ke Design View.

Secara ringkas urutan langkah-langkah yang harus dilakukan:
  1. Rancang seperti biasa bentuk report yang diinginkan di iReport, termasuk menentukan ukuran kertas dan orientasinya (dalam hal ini portrait) kemudian simpan hasil rancangan tersebut.
  2. Dengan tanpa menutup iReport, jalankan text-editor yang Anda miliki, kemudian buka file .jrxml milik rancangan yang dilakukan pada langkah 1.
  3. Pada tag <jasperReport>, tambahkan atribut orientation dengan nilai Portrait.
    contoh:
    <jasperReport xmlns="http://jasperreports.sourceforge.net/jasperreports" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://jasperreports.sourceforge.net/jasperreports http://jasperreports.sourceforge.net/xsd/jasperreport.xsd" name="SalesInvoice_Std_vApr2010" pageWidth="611" pageHeight="391" columnWidth="568" leftMargin="22" rightMargin="21" topMargin="17" bottomMargin="17" isSummaryWithPageHeaderAndFooter="true" orientation="Portrait">
  4. Simpan perubahan tersebut pada text-editor.
  5. Kembali ke iReport, lakukan kompilasi.
  6. Selesai

Tuesday, November 29, 2011

Wireless Router TP-Link TL-MR3420

Dua hari yang lalu saya membeli wireless router TP-Link TL-MR3420 setelah sebelumnya googling dan bertanya-tanya seputar kehandalan produk ini. Harapannya wireless router ini bisa menggantikan wireless router yang lama yaitu Nexian RE-251 yang koneksinya saya nilai tidak reliable.



Faktor utama saya memilih TP-Link TL-MR3420 adalah karena harganya tergolong murah (360 ribu rupiah) dan perangkat ini bisa dicolokkan USB modem GSM (mendukung HSDPA/HSUPA) maupun CDMA (mendukung EV-DO). Selain itu, juga bisa disambungkan ke modem ADSL melalui kabel ethernet UTP. Buat apa bisa dicolokkan USB modem? Agar alat ini bisa dengan sendirinya menjalin koneksi tanpa harus kita sendiri yang melakukannya (tentunya setelah di-setting). Biasanya selama ini jika kita ingin men-sharing-kan koneksi Internet yang berasal dari USB modem, maka USB modem tersebut dihubungkan ke komputer baru kemudian koneksi dari komputer di-sharing-kan secara WiFi. Di sini tentunya komputer harus selalu berada dalam keadaan hidup padahal mungkin kita hanya ingin online melalui HP atau tablet. Dengan adanya wireless router yang memiliki kemampuan untuk otomatis dialing-up (menghubungkan ke jaringan) ke provider, maka tentunya komputer tidak perlu selalu dihidupkan. Cukup colokkan modem USB ke perangkat ini :D

Meski modem yang saya gunakan, yaitu SpeedUp SU-8600U, tidak tercantum dalam compatibility list, akan tetapi setelah saya colok ternyata bisa dikenali sebagai HSUPA USB Modem, dan tentunya bisa terkoneksi ke Internet :)




Sunday, November 13, 2011

Kecerdasan (intelligence) dan Pengetahuan (knowledge)

Dari suatu sumber, dikatakan bahwa sesungguhnya kecerdasan (intelligence) manusia tidak banyak berubah sejak jaman mesir kuno, bahkan sejak 200.000 tahun lalu. Akan tetapi yang bertambah adalah pengetahuan (knowledge). Dengan kata lain, manusia jaman sekarang hanyalah lebih terdidik (more well educated) dibandingkan manusia di masa lampau sedangkan kecerdasannya sama. Lebih terdidik karena seiring jalannya waktu, manusia mengumpulkan dan mengolah pengetahuan-pengetahuan yang didapatnya hingga masa kini.

Jadi terdapat orang-orang pintar/jenius pada masa lalu yang juga sama halnya dengan orang pintar/jenius di masa kini, maupun masa depan.

Saya termasuk setuju dengan pandangan di atas. Nampaknya untuk memajukan kecerdasan memang membutuhkan evolusi dalam genetika otak manusia. Maybe hehe..

Friday, November 11, 2011

Still having battery life issue in iOS 5.0.1

Just update to iOS 5.0.1 yesterday via OTA updates but I still see battery life drops a bit faster than in 4.3.x.

Saturday, October 08, 2011

Rest in Peace Steve Jobs



Steve Jobs has passed away.

Pertama kali saya mengenal nama Steve Jobs adalah ketika menonton film Pirates of Silicon Valley di masa awal kuliah informatika, sekira tahun 1999/2000 silam. Dari film tersebut dan juga beberapa bacaan di awal kuliah itulah saya mengetahui para "legenda" yang bergerak di masa awal perkembangan komputer. Beberapa yang masih dapat saya ingat adalah seperti Charles Babbage, John von Neumann, Steve Jobs, Steve Wozniak, Paul Allen, Bill Gates, Steve Ballmer.

Dari ide, pemikiran, inisiatif, keberanian, dan imajinasi tinggi, mereka telah membentuk rupa/wajah dari perkembangan komputasi bagi masyarakat umum.

Sebagai penghormatan: Tulisan ini diketik di atas white iPhone 4, salah satu karya terbaik Apple yang melibatkan Steve Jobs dalam pengembangannya.


Cartoon by Scott Simmerman